Home > Renungan > Menaruh Kepercayaan Sepenuhnya

Menaruh Kepercayaan Sepenuhnya

rg-clipart-0603Aku tahu, bahwa Engkau sanggup melakukan segala sesuatu, dan tidak ada rencana-Mu yang gagal. (Ayub 42:2)

Menitipkan barang berharga kepunyaan kita kepada orang lain, tentu perlu ada kepercayaan. Kita perlu memiliki kepercayaan kepada siapa kita menitipkan barang berharga itu. Untuk memiliki kepercayaan kepada seseorang, kita perlu memiliki pengenalan yang baik akan orang itu. Untuk mengenal dengan baik, tidak cukup hanya seminggu sekali ketemu, ngobrol, dsb. Kita perlu hubungan yang kontinue, komunikasi yang terus menerus.

Sepasang suami istri tentu tidak memutuskan untuk menikah pada pertemuan pertama mereka. Tentu mereka harus melewati pertemuan yang terus menerus, mengenal dulu satu sama lain; artinya perlu ada rentang waktu untuk betul-betul mengenal seseorang dan menaruh kepercayaan kepadanya.

Kalau kita menaruh kepercayaan kita kepada Yesus, sudah pasti tidak ada yang perlu kita ragukan lagi. Ayub adalah seorang yang saleh, seorang yang sangat mengasihi Tuhan, hidup takut akan Tuhan seumur hidupnya, dan Ayub sangat diberkati Tuhan. Tuhan begitu membanggakan Ayub di hadapan iblis. Tuhan ijinkan iblis mencobai Ayub, karena Ia percaya Ayub sanggup melewati semuanya itu dan tetap setia kepada Tuhan.

Tuhan percaya Ayub sanggup karena Ia mengenal Ayub. Berita dukacita datang silih berganti kepada Ayub. Firman Tuhan katakan belum selesai berita yang satu, telah datang berita yang lain (Ayub 1:14-19). Bertubi-tubi musibah yang ia alami. Ternaknya habis dan anak-anaknya mati. Harta Ayub habis dalam sekejap mata. Walaupun begitu, Ayub tetap menyembah Tuhan (Ayub1 1:20-21). Ia tidak bersungut-sungut. Dalam dua kesempatan, iblis meminta ijin dari Tuhan untuk mencobai Ayub. Tuhan tidak ragu, tidak pikir-pikir dulu, sanggup ga yah Ayub dicobai seperti itu. Tuhan kenal Ayub dan Ia tahu Ayub sanggup. Kita pun demikian, ketika kita menghadapi pencobaan, Tuhan ijinkan karena Ia kenal kita dan Ia tahu kita sanggup menghadapinya.

Dalam Keluaran 2:1-10, dikisahkan latar belakang Musa. Firaun pada waktu itu membatasi perkembangan bangsa Israel dengan membunuh semua bayi laki-laki. Tapi Tuhan sudah memilih Musa sejak dari kandungan dan Ia memiliki rencana yang besar atas hidup Musa. Musa tidak mati dibunuh ketika ia masih kecil, justru Musa dibesarkan di tengah-tengah istana Firaun. Menerima pendidikan ala Mesir tidak membuat Musa kehilangan cinta akan bangsanya. Musa tetap memiliki hati yang besar untuk bangsanya dan Tuhan memakai Musa untuk membawa bangsa Israel keluar dari Mesir menuju tanah Perjanjian.

Tuhan menaruh kepercayaan yang begitu besar kepada Musa. Pada awalnya Musa ragu-ragu. Ia berargumen dengan Tuhan bahwa ia tidak pandai bicara, bagaimana mungkin ia sanggup memimpin bangsa Israel yang begitu besar. Tapi rencana Tuhan tidak gagal hanya karena Musa memiliki keterbatasan itu. Tuhan tetap pakai Musa. Bangsa Israel yang begitu besar, mengikuti Musa keluar dari Mesir. Musa tidak pakai pengeras suara, tidak pakai sound system boom box, tapi bangsa Israel mendengarkan perkataan Musa, karena Tuhan menyertai Musa.

hundred-percentKetika kita menolak kepercayaan yang Tuhan berikan dalam hidup kita, kita sudah bersikap sombong kepada Tuhan. Ketika Tuhan menaruh kepercayaan kepada seseorang, Tuhan pasti menyertai dan memberikan kemampuan kepada orang itu (Keluaran 4:10-12). Seperti Musa, Tuhan menyertai dia kemanapun Musa pergi. Tidak ada rencana Tuhan yang gagal.

Tuhan juga memberi kepercayaan kepada nabi Yeremia untuk menjadi nabi bagi bangsa-bangsa (Yeremia 1:4-6). Tuhan juga sudah mengenal Yeremia sejak dari kandungan. Yeremia juga berargumen seperti Musa. Ia berkata bahwa ia tidak pandai bicara (Yeremia 1:9), tetapi Tuhan menaruh perkataan-perkataan-Nya dalam mulut Yeremia. Rencana Tuhan juga tidak gagal atas hidup Yeremia.

Yunus dipanggil Tuhan untuk menyadarkan Niniwe. Yunus membatasi kasih karunia Tuhan kepada bangsa-bangsa lain. Buat apa kasih Tuhan dicurahkan untuk bangsa Niniwe, begitu pikirnya. Oleh sebab itu, ia melarikan diri ke Tarsis. Biarpun Yunus kabur, rencana Tuhan juga tidak gagal atas hidupnya. Tuhan menarik Yunus kembali dan Yunus berkhotbah di Niniwe. Hanya satu kali ia berkhotbah dan seluruh bangsa itu bertobat. Luar biasa penyertaan Tuhan atas Yunus !

Petrus sebagai murid Yesus, sangat berkobar-kobar mengasihi Tuhan. Karakternya meledak-ledak dan cepat bereaksi. Ketika Yesus ditangkap, Petrus memotong telinga salah satu prajurit yang mau menangkap Yesus. Sepertinya pada waktu itu, Petrus sudah siap mati untuk Yesus. Tapi apa yang terjadi? Petrus menyangkal Yesus tiga kali karena takut menghadapi aniaya di depan mata.

Ketika Yesus mau memulihkan Petrus, ia tiga kali bertanya kepada Petrus, apakah ia mengasihi Yesus. Petrus hancur hati karena Yesus bertanya sampai tiga kali kepadanya. Dan ia menjawab dengan jujur bahwa ia mengasihi Yesus (Yohanes 21:15-19). Mungkin kita juga pernah berkobar-kobar melayani Tuhan. Dulu, apapun rintangannya kita tetap maju melayani. Dulu, mau hujan kek, mo terik kek, tetap datang ke gereja, beribadah kepada Tuhan. Tapi lama kelamaan, kita jauh dari Tuhan, kita gagal, kita jatuh bangun dalam pengiringan kita kepada Tuhan. Tidak apa. Ingatlah, rencana Tuhan tidak pernah gagal bagi kita.

Dalam Matius 25:14-30 dikisahkan perumpamaan tentang talenta. Tuan itu memberi hamba-hambanya 5, 2, dan 1 talenta. Ketika Tuan itu memberi, tentu ia tahu karakter hambayang jahat itu. Tapi Tuan itu tetap memberinya 1 talenta. Tuhan juga memberi talenta kepada kita, minimal 1. Seharusnyalah kita bangga kalau kita dipercaya Tuhan. Seharusnyalah kita menghargai apapun yang Tuhan beri dalam hidup kita. TUHAN MENGHARGAI SETIAP JERIH LELAH DAN WAKTU YANG KITA BERIKAN KEPADA-NYA. Karena itu, jangan ragu lagi. Kalau Tuhan berikan kepercayaan kepada kita, artinya Tuhan kenal kita dan Ia ingin memakai kita. Haleluya ! (Sdri. Bethany)

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: