Home > Renungan > Gray Area dalam Pelayanan

Gray Area dalam Pelayanan

Oleh sebab itu, beginilah firman TUHAN semesta alam: Perhatikanlah keadaanmu! (Hagai 1: 5)

Dalam pelayanan dan pekerjaan, kita harus selalu memberi lebih, harus selalu memberikan yang luar biasa. Waktu kita ada dalam ibadah, biarlah hati dan pikiran kita terfokus penuh dalam ibadah, jangan memikirkan hal-hal di luar.

Wahyu 3:15-19 menulis tentang Jemaat Laodikia, satu-satunya jemaat yang tidak dipuji dalam Kitab Wahyu, karena mereka hidup dalam kesuaman, tidak dingin dan tidak panas. Mereka punya sikap cuek, tidak peduli, serta kompromi dengan dunia. Sebagai orang percaya, kita kudu punya ciri khas kekristenan. Karena kita mengasihi  Tuhan, kita mau melayani Tuhan. Karena Tuhan sudah memberi yang terbaik bagi kita, kita pun mau memberi yang terbaik buat Tuhan.

Waktu kita mengasihi Tuhan, ga perlu orang lain mendorong kita buat ibadah. Hari gini ibadah dan pelayanan masih main-main… uda ga jaman lagee.. Emang sebagai manusia, kita ga sempurna, kita jatuh bangun setiap hari, tapi mari kita perhatikan keadaan kita, en kita mo semakin baik hari demi hari.

Jemaat Laodikia ga ada inovasi, ga ada pembaruan. Mereka terus aja nyaman dengan kesuaman mereka. Kita pasti ga mo kayak mereka kan? Tuhan ga perlu orang yang bertitel. Yang penting kita ada niat untuk memberi yang terbaik buat Tuhan. Lakukan segala sesuatu dengan total. Landasan pelayanan kita adalah hati yang mengasihi Tuhan, lalu jembatani dengan komunikasi yang baik, galang dengan persatuan dan kesatuan, pasti pelayanan kita menjadi berkat. Gesekan dalam pelayanan adalah hal yang wajar, anggap aja sebagai teguran untuk memperkaya kita, en di atas semuanya jangan lupa untuk selalu ada di bawah payung doa. Tanpa doa, kita melayani tanpa urapan, tanpa penyertaan Tuhan.

Banyak hal-hal yang abu-abu dalam pelayanan. Salah satu contoh: boleh ga sih beli kaset or cd rohani bajakan? Kan ini buat memberkati orang lain juga. Harga kaset dan cd kan sekarang mahal, ga semua orang mampu beli. Walah.. kalo semua orang punya pemikiran kayak gini, ga bakal maju-maju kita. Barang bajakan itu sama aja barang curian. Apa kita mau diberkati dengan barang curian? Lagipula dilihat dari segi manapun, barang asli dengan bajakan, kualitasnya pasti beda. Yuk, kita belajar untuk jujur dalam segala hal, termasuk dalam hal ini ^^

Contoh lainnya adalah soal penggunaan software bajakan buat pelayanan. Biasanya software-software multimedia nih yang banyak dipake buat pelayanan. Software-software ini cukup mahal licensenya. Jujur aja ga semua gereja punya dana lebih buat beli license ini, tapi kalo ga ada, pelayanan multimedia juga bisa ga jalan. Akhir-akhirnya kita bisa kecemplung dalam gray area, area abu-abu, tutup mata dan tetep pake crack biar softwarenya tetep bisa dipake. Tetep aja ga ada pembenaran dalam penggunaan software bajakan buat pelayanan. Saat ini, ada juga lho software multimedia yang shareware, alias boleh dipake dengan free, jadi kita ga perlu pake yang bajakan. Ato, kalo misalnya mo tetep pake software berlicense, alangkah baiknya kalo kita menggunakan license yang asli, bukan crack.

Pelayanan selalu penuh dengan warna-warni. Tuhan ijinkan berbagai gesekan, berbagai hal yang tidak menyenangkan terjadi dalam kehidupan pelayanan kita, untuk mengajar kita agar lebih tekun dan lebih setia dalam keadaan apapun. Kalau rekan sepelayanan kita ada yang sering melayani semaunya, atau sering mengatakan hal-hal yang melemahkan semangat kita, atau berbagai hal yang tidak menyenangkan lainnya, jangan kita lemah dan tinggalkan pelayanan. Konsultasikan dengan koordinator dan bawa dalam doa. Kalau kita telah menggunakan segala cara untuk merubah dia namun tetap ga ada hasil, bawa dia dalam doa kepada Tuhan. Hanya Tuhan yang mampu merubah orang. Yang perlu kita lakukan adalah mempunya hati yang luas dan lapang, sehingga Tuhan mampu bekerja di dalamnya. God bless !

(Kak Jeremia Elim)

Categories: Renungan Tags: , , ,
  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: